Sunday, May 29, 2016

Internet dan Sosial Media

Dalam abad 20an ini berbagai teknologi telah bermunculan. Jaringan internet yang semula adalah satu proyek dari ARPANET kini telah menjadi hal yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Perkembangan teknologi yang begitu pesat memaksakan kita untuk mengikuti perkembangan tersebut. Sosial media contohnya. Jaringan sosial yang dihubungkan oleh internet menjadi kan hal yang sangat populer di kalangan masyarakat. Semakin hari pengguna sosial media semakin bertambah banyak seiring dengan perkembangan dan bertambahnya aplikasi sosial media. Lahirnya sosial media seperti yang sudah di awal, beramaan dengan lahirnya internet. Sifat sosial media juga bersifat iclusive yaitu siapapun bisa mengakses dan mempunyai akun sosial media.


Apa itu Internet? 
Internet berasal dari singkatan Interconnection-networking adalah suatu sistem global dari seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar Internet Protocol
untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia.
Pada awalnya internet adalah jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat di tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network). Tujuannya adalah untuk tujuan militer. Hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah.

Fungsi Internet
Internet memiliki beberpa fungsi utama yaitu sebagai berikut:
  • Mediating technology
Fungsi ini merupakan sebagai Teknologi penghubung. Bisnis-ke-bisnis (B2B), bisnis ke konsumen (B2C), konsumen ke konsumen (C2C), atau konsumen ke bisnis (C2B), Government ke masyarakat (G2C). Contohnya adalah seperti Menjembatani antara pemerintah dengan masyarakat seperti antara pemirsa dengan pembayar iklan dijembatani oleh televisi
  • Universality
Fungsi ini adalah untuk memeperluas dunia dan mempersempit dunia. Seperti halnya koneksi orang purwokerto dengan prang Amerika sangatlah gampang dengan menggunakan Internet. Fungsi disini sebagai pengenalan dunia tentang individu di berbagai wilayah.
  • Network Externalities (memperluas jaringan)
Semakin banyak orang yang terkoneksi dalam jaringan Internet, berarti semakin banyak manfaat yang dapat diambil dari jaringan tersebut. Contoh Seorang marketer promosi produk melalui Internet. Grup jejaring sosial yang beranggota banyak orang menjadi target pemasaran produk
  • Disribution Channel
Untuk produk digital seperti software musik, video, informasi, tiket pesawat terbang atau pertunjukkan, jasa perantara, perusahaan asuransi, dan data penelitian, semua dapat disebarkan melalui Internet. Jika produk itu tidak bisa didistribusikan melalui Internet, namun informasi lainnya seputar harga, waktu pengiriman, dan informasi lainnya dapat didistribusikan
  • Time Moderator
Kemampuan Internet untuk memperpendek dan memperpanjang waktu. Menghemat waktu bagi calon mahasiswa yang menginginkan informasi rumah di sekitar Grendeng; melalui Web Selama 24 jam non stop, 7 hari seminggu, dapat diakses siapa pun dan di manapun

Apa itu Sosial Media?

Ada ratusan definisi media sosial jangka dan yang baru ditambahkan setiap hari sebagai konsep terus berubah dan berkembang dengan waktu. 

Definisi Sosial Media. 
Menurut kamus Merriam-Webster online, Social Media didefinisikan sebagai "bentuk elektronik komunikasi (sebagai situs Web untuk jaringan sosial dan microblogging) di mana pengguna membuat online masyarakat untuk berbagi informasi, ide, pesan pribadi, dan konten lainnya (seperti video). " 

Menurut Wikinvest, "Sosial media menggambarkan situs web yang memungkinkan pengguna untuk berbagi konten, media, dll Umum contoh adalah situs jaringan sosial populer seperti Friendster, Facebook, MySpace, dll Sosial media juga mencakup YouTube, Photobucket, Flickr, dan situs lainnya yang bertujuan untuk foto dan video sharing. Agregasi berita dan secara online sumber referensi, contoh yang Digg dan Wikipedia, juga dihitung dalam ember media sosial. Mikro- situs blogging seperti twitter juga bisa dimasukkan sebagai media sosial. "

Di Indonesia jumlah pengguna internet dari tahun ke tahun semakin meningkat. Data dari tahun 2014 samppai ke 2015 mengalami gejolak persentasi yang sangat tinggi.


Kita bisa lihat data diatas perbandingan jumlah pendududk di Indonesia mengalami kenaikan dari tahun ke tahun.

Fakta membuktikan bahwa orang mengakses sosial media per detik di dunia ini dengan bermacam aplikasi yang digunakan sangatlah banyak. Berbagai macam aplikasi sosial media yang sudah ada. seperti Facebook, Twitter, Snapchat, dan berbagai macam lain aplikasi terbaru yang belum diketahui oleh kita. 

Fakta menarik tentang sosial media di tahun 2016
  • 1,09 miliar orang di dunia adalah pengguna aktif harian rata-rata pada bulan Maret 2016
  • 989.000.000 ponsel pengguna aktif harian rata-rata untuk Maret 2016
  • Sekitar 84,2% dari pengguna aktif harian kami berada di luar AS dan Kanada
  • Ada riset yang menyebutkan bahwa 53% dari responden generasi milenium (mereka yang lahir antara tahun 1981 dan 2000) mengatakan mereka lebih suka kehilangan indra penciuman mereka daripada tidak mendapatkan teknologi.

  • Oleh karena itu, sosial media adalah hal yang tidak bisa kita hindarkan dari kehidupan kita. Suka atau tidak disukai kita hidup di zaman sosial media. Pro dan kontra terus berdatangan terkait dengan sosial media. Kita sebagai masyarakat haruslah cerdas untuk menyikapinya. Apapun perkembangan teknologi yang akan bermunculan kita harus lah dengan sangat bijak dalam menggunakannnya. 

    Sunday, May 22, 2016

    Perkembangan dan Tren Teknologi Komunikasi dan Informasi

    Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah Information and Communication Technologies (ICT), adalah payung besar terminologi yang mencakup seluruh peralatan teknis untuk memproses dan menyampaikan informasi. TIK mencakup dua aspek yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi. Teknologi informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi. Sedangkan teknologi komunikasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya. Oleh karena itu, teknologi informasi dan teknologi komunikasi adalah dua buah konsep yang tidak terpisahkan. Jadi Teknologi Informasi dan Komunikasi mengandung pengertian luas yaitu segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, pemindahan informasi antar media. Istilah TIK muncul setelah adanya perpaduan antara teknologi komputer (baik perangkat keras maupun perangkat lunak) dengan teknologi komunikasi pada pertengahan abad ke-20. Perpaduan kedua teknologi tersebut berkembang pesat melampaui bidang teknologi lainnya. Hingga awal abad ke-21 TIK masih terus mengalami berbagai perubahan dan belum terlihat titik jenuhnya.

    Perkembangan teknologi, informasi dan komunikasi yang berkembang dengan pesat membuat setiap individu terdorong untuk memiliki sebuah alat yang mampu memenuhi kebutuhan dalam mengakses kemajuan teknologi, informasi dan komunikasi tersebut, salah satunya dengan menggunakan handphone. Fungsi awal handphone adalah hanya sebagai alat untuk menelepon dan mengirim pesan singkat, tetapi dikarenakan perkembangan teknologi yang tak terbendung saat ini alat tersebut memiliki fungsi lebih banyak lagi diantaranya adalah memiliki kamera dan dapat berinternet.


    Sejalan dengan berkembangnya teknologi yang terdapat pada handphone, maka berkembang pula sistem operasi yang tertanam di dalam produk tersebut. Secara umum sistem operasi adalah perangkat lunak utama yang bertugas melakukan pengendalian terhadap perangkat keras ataupun perangkat lunak lainnya, sehingga perangkat lunak lain tersebut dapat bekerja. Suatu sistem operasi yang terdapat pada handphone akan bertanggung jawab dalam mengoperasikan berbagai fungsi dan fitur yang tersedia dalam handphone tersebut, seperti mengirim pesan, memutar musik, kamera dan lain sebagainya. Oleh karena itu sistem operasi yang terdapat dalam handphone dibutuhkan agar dapat menstabilkan kinerja dari perangkat-perangkat lunak yang tersedia. Sistem operasi yang terdapat di dalam handphone ada beragam macam yang diantaranya adalah sebagai berikut; Symbian OS (Operating System), windows 8, iOS (Operating System), Blackberry OS (Operating System) dan Android OS (Operating System).

    Android merupakan sistem operasi yang dimiliki oleh Google Inc yang sebelumnya dibeli dari Android Inc yang merupakan perusahaan kecil pada tahun 2005. Ada beberapa perusahaan yang menggunakan sistem operasi Android diantaranya adalah Motorola, Samsung, Sony Ericsson (yang saat ini diakuisisi oleh Sony), Toshiba, Vodafone, HTC dan LG HTC merupakan handphone bersistem operasi Android pertama.


    DATA TERBARU PENJUALAN TERLARIS SMARTPHONE 




    KONVERGENSI TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

    Konvergensi  menjadi kunci masa depan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Bahkan tak perlu menunggu waktu terlalu lama, konvergensi antara telekomunikasi, media (penyiaran) dan informatika telah hadir di sekitar kita. Secara mudahnya, lihat saja ponsel-ponsel sekarang ini, selain untuk berbicara, juga bisa mengirim SMS/MMS, mobile TV, faksimili, video call, maupun berinternet ria. Semua itu menyebabkan kita sekarang kesulitan untuk memilah-milah mana yang menjadi domain telekomunikasi, media maupun informatika, karena batas-batas ketiganya kian kabur.


    Selain faktor tersebut, hal utama lainnya yang mendesak perlu direvisinya UU 36/1999 adalah peningkatan peran telekomunikasi dalam kehidupan masyarakat yang kurang diimbangi dengan perangkat hukum yang melindungi masyarakat sebagai pengguna. Padahal, dalam lima tahun terakhir, prilaku dan gaya hidup masyarakat Indonesia telah mengalami perubahan yang drastis. Karena merasakan manfaatnya, kebutuhan telekomunikasi bergeser menjadi kebutuhan pokok yang harus mereka penuhi sehari-hari. Mulai dari masyarakat maju hingga masyarakat awam, di kota-kota hingga ke desa-desa, dari mulai orang tua hingga anak-anak, dari para eksekutif hingga petani maupun buruh. Terkait dengan hal tersebut, UU yang baru nanti semestinya melindungi ketahanan negara dan bangsa serta privasi para penduduknya agar tidak diketahui dengan mudah oleh pihak-pihak asing.UU seyogyanya menjaga kaidah fair-trade, sehingga industri nasional dalam sektor teknologi informasi dan komunikasi juga maju, termasuk berkembangnya small medium and micro enterprises (SMME).

    Yang menjadi tantangan adalah bagaimana mengatur  suasana persaingan yang kondusif, win-win dan tidak saling mematikan antara industri nasional dan para pemain asing. Dengan menjaga harmonisasi ini, diharapkan Indonesia ke depan segera akan mencapai ”Teknologi Komunikasi dan Informasi (TKI) untuk semua” secara berkelanjutan yang pada gilirannya akan mendukung kemajuan masyarakat Indonesia secara keseluruhan, dan bukan menjadikan Indonesia hanya sekadar pasar dengan potensi pembeli yang sangat menjanjikan.

    DAFTAR PUSTAKA

    Depkominfo